Searching...
Rabu, 28 Mei 2014

Tentang Keterbukaan Kepada Orang Lain

- Terbuka dengan siapa yang kami percayai untuk beberapa hal . Ini akan membantu mengembangkan potensi dari masukkan atas permasalahan yang kita hadapi. Terbuka untuk beberapa hal saja, karena kita harus tetap memiliki privacy sendiri.


perjalanan-hidup

Pada saat perjalanan naik motor berdua, ini adalah waktu yang pas untuk santai dan menikmati perjalanan pulang. Banyak hal yang dapat diperbincangkan dimulai dari rutinitas, sekedar candaan dan humor menarik, cerita masa lalu atau masa depan, berbagi pengalaman sampai keluh kesah selama ini.

Aku bercerita dengan keterbukaan dengan teman perjalananku. Tentang pendapatnya mengenai keterbukaan seseorang kepada orang lain. Dia mengumpamakannya dengan cerita ini:

"Waktu sekolah, Guru bertanya apakah anak murid didiknya sudah paham. Jika orang yang terbuka maka akan mengaku saja kalau belum paham. Jika anak ini aktif, sebelum ditanya dia akan ngomong jika belum paham. Tetapi jika anak ini tertutup, ditanya atau tidak ditanya dia akan diam memendam sendiri agar tidak ada yang tau."

Jika anak ini tidak bicara bahwa dia belum paham, bagaimana Guru didiknya bisa menjelaskan dibagian mana yang belum paham.

Menurutku, terbuka ini penting karena akan mengalirkan pendapat orang lain yang sifatnya membangung kepada kita sendiri. Contohnya yang paling umum adalah curhat :), cerita dengan teman bermain, cerita tentang masalah disekolah, diluar dan sekedar cerita-cerita yang lain.

Pasti ada yang setuju dan tidak dengan keterbukaan itu adalah penting walaupung untuk beberapa hal saja, karena kita sendiri pun harus tetap memiliki ruang privacy yang hanya Allah dan kita saja yang cukup tahu. Terimakasih teman perjalananku, telah berbagi dan mengajarkanku tentang keterbukaan :).

0 komentar:

Posting Komentar

 
Back to top!